Tan'im
Tan'im terletak di Mekah dan merupakan sunah umrah atau syarat umrah. Tan’im merupakan salah satu tempat Miqat bagi Jemaah umroh penduduk Makkah dan para mukimin (orang-orang yang mukim di Makkah). Dengan mengambil Miqot dari Ta’nim setiap hendak umroh, ini berlaku bagi setiap orang yang tinggal di Makkah, baik untuk sementara ataupun menetap. Masjid Tanim terletak di sebelah utara masjdil haram dengan jarak kira-kira 7,5 Kilometer di pinggir jalan raya yang mengarah menuju kota suci Madinah, dan sekaligus menjadi pembatasan utara Tanah Haram.
Terdapat sebuah masjid di Tan’im yang terkenal dengan nama Masjid Siti Aisyah. Sebab di namakan Masjid Aisyah adalah sejak tahun ke-9 Hijriyah bertepatan dengan Haji Wada’. Sayyidah Aisyah binti Abu Bakar Ash-Shiddiq sedang udzur (haid) sehingga tidak bisa melaksanakan umroh bersama-sama.
Di dalam suatu riwayat di ceritakan bahwa ketika sedang datang bulan, Sayyidah Aisyah di perbolehkan melaksanakan semua rangkaian manasiknya kecuali melakukan tawaf (ifadhah). Jabir mengatakan, “begitu suci, Aisyah melaporkan kepada Nabi Muhammad SAW. Hendak mengerjakan thawaf “kata Aisyah.” Anda semua telah mengerjakan umroh dan haji, sedangkan aku baru mengerjakan haji nya saja.” Lalu Nabi Muhammad Saw memerintahkan Abdureahman bin Abu Bakar (saudara laki-laki dari Siti Aisyah) untuk mengantarkan ke Tan’im guna melaksanakan umroh. Yakni setelah mengerjakan haji pada bulan Dzul Hijjah.”
Jadi kapanpun jamaah ingin mengambil miqot untuk melakasanakan ibadah umroh dari sini masjid ini selalu terbuka 24 jam. Dan bis ataupun taxi selalu ada kecuali bis berwarna merah yang hanya beroperasi sampai jam 10 malam saja.
Pada bulan Ramadhan masjid Siti Aisyah siang malam sangat ramai sekali oleh kaum muslimin yang akan mengambil miqot umroh, sehingga ketika menaiki bis terpaksa bersesak-sesakan. Pada bulan Ramadhan juga tarif bis atau taxi yang ke Tan’im naik 100% bahkan lebih, terutama pada sepuluh malam terakhir daripada bulan Ramadhan.
